Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir
18 Agustus 2021 (11:02:10)

662

Pada tanggal 05 Agustus 2021 bertempat di Ruang Rapat Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan turut diundang menjadi Narasumber yang dalam hal ini diwakili oleh  Bapak Hendrixon, ST., M.Mt  pada acara “Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir”. Acara sosialisasi dibuka lansung oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Bapak Dwi M Zulkarnain, SH., M.Si dan juga turut dihadiri oleh para tamu undangan dari 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab. Ogan Komering Ilir yang mana dalam sambutannya, Kepala Balitbangda Kab. OKI mengatakan sebagai bentuk wujud partisipasi Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir di dalam penyelengaraan Kegiatan Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) dan Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021 yang di adakan oleh Kemendagri, maka dilaksanakan acara Sosialisasi Pengisian Indeks Inovasi Daerah. Dengan demikian tujuan dari acara ini adalah menjaring inovasi yang ada pada Organisasi Perangkat Daerah juga untuk meningkatkan score Indeks Inovasi Daerah Kab.OKI sesuai dengan Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pasal 388 ayat (7) "Kepala daerah melaporkan inovasi daerah yang akan di laksanakan kepada Menteri Dalam Negeri" dan pentingnya pengisian Indeks Inovasi Daerah/IGA ini sebagai kewajiban pemda utk dapat menyampaikan inovasi daerah kepada kemendagri Sesuai PP No.38 tahun 2017 Tentang inovasi daerah.

Bapak Hendrixon, ST., M.Mt selaku Narasumber dalam paparannya menjelaskan bahwa beberapa poin penting mengenai Bentuk Inovasi Daerah terkait dengan kegiatan IGA, diantaranya: 1) Inovasi tata kelola pemerintahan 2) Inovasi pelayanan publik, dan 3) Inovasi daerah lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Kriteria inovasi daerah yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam kaitan dengan kegiatan IGA: 1) Mengandung pembaharuan sebagian atau seluruh inovasi 2) Memberi manfaat bagi daerah dan atau masyarakat, 3) Tidak mengakibatkan pembebanan dan pembatasan pada masyarakat, 4) Merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, dan 5) Dapat direplikasi. Seluruh Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota harus menyampaikan kegiatan-kegiatan inovasi yang telah dilaksanakan untuk mengetahui daerah-daerah yang termasuk kategori inovatif dan daerah-daerah yang termasuk kategori tidak inovatif. 

Harapannya Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir bisa termasuk menjadi Kabupaten inovatif pada tahun ini, mengikuti Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dimana Provinsi Sumatera Selatan masuk dalam kategori 2 (dua) Provinsi terinovatif pada tahun 2020.

Foto Berita

1941
1940
1939
1938